Mencoba untuk menulis .. ^_^
Ini hari ketiga aku menempati lingkungan baru .. tak ada lagi canda tawa bersama temen di sore hari. Tak ada lagi cerita2 lucu yang hadir bersama secangkir cappuccino favorit dan sedulan sedulan asap rokok mewarnai cerita dan tawa.. segala keluh kesah yang pernah terlontar dari mulut2 manis kami tak lagi hadir mewarnai kehidupanku. Tak ada lagi kata “ ngetrik “ yang biasa terucap untuk menambah kesan lucu.
Begitu sangat menikmati bagaimana rasanya ngerasani n dirasani. Perasaan emosi saat ada yang ngomongin tentang diri kita sendiri.. dan juga sangat menyenangkan saat kita ngobrolin tentang orang lain. Seakan2 kita inilah yang paling “ is the best “ . semuanya mau kitalah yang paling “ terrrrr…”.
Meskipun begitu, semua terasa sangat menyenangkan.. dan itu membuatku rindu akan mereka2. Bagaimana sakitnya hati ini akan perkataan teman.. tetap saja besok sudah bercanda tawa lagi dan melupakan apa yang telah terjadi. Mentok … cuman diem dan mencoba mencari temen yang untuk menceritakan perasaan ini. Dan menghibur diri sendiri dengan ngobrolin sisi jeleknya orang lain. Hal yang wajar bukan..? hmm..
Hari ini, 24 desember 2009 aku coba untuk lebih menikmati lingkungan baruku. Selalu sendiri meskipun harta melimpah. Tapi apalah arti semuanya andai tak memiliki seorang teman disini. Aku harus datang menuju seribu kilometer hanya untuk melepas kangen akan teman2 baikku. Itupun hanya beberapa saat saja. Sangat tidak mungkin datang setiap hari... Hhh… kuterima saja semuanya. Aku hanya berucap syukur aku masih semangat akan hidupku .. Dan disinilah tempat yang bisa menolongku dari rasa malu dan rasa benci. Aku harus bisa bertahan disini.. sampai semuanya telah hilang dan berharap tak kan muncul kembali. Ahh… apakah itu mungkin?
Lelaki bangsat yang dulu pernah kucintai, telah menghancurkan kehidupanku. Meskipun tampak sepele.. tapi dampak yang teramat sangat besar kurasakan. Hiks hiks hiks … hanya bisa terisak tangis saat mengingat semuanya. Kedua tanganku tak cukup untuk menutupi wajah ini.. jari2ku tak dapat merapat erat saat aku melihat dan teringat perlakuan mantan kekasihku. Jari2ku selalu gemetar dan kedua kaki ini tak sanggup menyangga body. Mantan kekasihku telah mengusirku dari kehidupan yang harmonis…kehidupan dengan lingkungan yang menyenangkan. Mantan kekasihku terlalu sakit hati akan perlakuanku yang menghianatinya. Mantan kekasihku yang telah menjadi gila dan mencoba tuk hancurkan hidupku
Ah.. begitu besar kesalahanku.. sampai dia berbuat begitu. Tapi.. sekarang .. itu sangatlah tak wajar. Lebih baik dia memukulku.. lebaih baik dia menghujatku dengan kata2 kotor.. aku bisa menerima meskipun terasa menyakitkan di telinga. Tapi itu lebih baik.. daripada meyebarkan my bullshit life,. Hhhh …. Capek deh ..
Resiko … yach.. resiko.. ini adalah resiko karena aku telah menghianatinya. Tapi, andai aku boleh berargument.. aku telah berlaku jujur padanya. Aku telah mengatakan yang sebenernya kalo aku menyukai pria lain yang sekarang menjadi kekasihku. Aku tak menipunya.. aku tak membohonginya dan aku tak pernah sedikitpun mencoba untuk berhianat di belakangnya. Semua aku tampilkan di depan dia. Aku berkata jujur. Aku berfikir dengan kejujuran itu sangatlah penting daripada membohongi. Dan aku sangat tak merasa klo aku membohongi.
Sangatlah manis mulutnya saat berkata " lebih baik jujur daripada bohong, karena itu akan berakhir baik nantinya " . Dan aku telah melaksanakan " jujur "padanya. Tapi… apa yang kudapat? Taek!!! Mending aku jadi pencundang … mending aku jadi pembohong kelas teri daripada jujur tapi malah beriko gaswat
to be continue...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar